Kumia News
<- Kembali ke Daftar
Dua WNI tewas tersapu ombak saat memancing di Jepang, keduanya peserta magang

Dua WNI lainnya yang sempat jatuh ke laut berhasil diselamatkan.

TOKYO: Dua warga negara Indonesia (WNI) berusia 21 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak besar saat memancing di tanggul pantai Kota Kashima, Prefektur Ibaraki, Jepang. Kedua korban merupakan peserta magang di Jepang, sementara dua WNI lainnya yang turut terjatuh ke laut berhasil diselamatkan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengonfirmasi kepada CNA Indonesia peristiwa tersebut dan kini memantau penanganan kasus bersama otoritas Jepang.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (1/11) sekitar pukul 15.30 waktu setempat ketika empat pria asal Indonesia sedang memancing di tanggul pantai Kashima.

Menurut keterangan Kemlu, ombak besar menghantam lokasi tempat mereka memancing hingga menyebabkan keempatnya jatuh ke laut.

Dua WNI berhasil diselamatkan oleh peselancar yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan laporan otoritas Jepang, keduanya tidak mengalami cedera.

Sementara dua korban lainnya sempat dinyatakan hilang dan dicari oleh petugas penjaga pantai Jepang.

Kepolisian Prefektur Ibaraki melaporkan, satu jenazah ditemukan pada Minggu malam, sedangkan korban lainnya ditemukan di laut pada Senin (2/11).

Kemlu mengidentifikasi kedua korban meninggal dunia dengan inisial TT dan MSP. Keduanya merupakan pria berusia 21 tahun yang sedang mengikuti program magang di Jepang.

Menurut kepolisian Prefektur Ibaraki, salah satu korban bekerja sebagai peserta magang teknis di sektor konstruksi di Kota Kamisu, yang berada di prefektur tersebut.

Laporan otoritas Jepang juga menyebut korban lainnya merupakan peserta magang di Kamisu. Namun, bidang pekerjaannya tidak dirinci dalam informasi yang tersedia.

Setelah identitas kedua korban dipastikan, KBRI Tokyo berkoordinasi dengan Japan Coast Guard, kepolisian setempat, serta kumiai, yakni organisasi yang berperan dalam pengawasan dan pendampingan peserta magang teknis di Jepang.

Koordinasi tersebut mencakup pengurusan asuransi pemagang yang berkaitan dengan proses pemulangan jenazah ke Indonesia.

Kemlu menyatakan, KBRI Tokyo akan terus berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh proses administrasi dan pemulangan kedua korban berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ikuti saluran untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

We know it's a hassle to switch browsers but we want your experience with CNA to be fast, secure and the best it can possibly be.

To continue, upgrade to a supported browser or, for the finest experience, download the mobile app.

<- Kembali ke Daftar
Powered by Multi-Source RSS © 2026 Kumia News