Kumia News
<- Kembali ke Daftar
Libya terima pengakuan dari WHO atas status bebas polio

Anak-anak pengungsi Sudan belajar dalam kelas darurat yang berada dalam kamp pengungsian di Tajoura, sebelah timur Tripoli, Libya, pada 31 Maret 2026. ANTARA/XINHUA/Hazem Turkia Tripoli (ANTARA) - Libya menerima pengakuan resmi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) atas kerja berkelanjutan mereka untuk mempertahankan status bebas polio, demikian disampaikan Pusat Pengendalian Penyakit Nasional Libya, Selasa (3/11).

Pengakuan tersebut disampaikan dalam surat resmi bertanggal Sabtu (31/10) dari Komisi Regional untuk Sertifikasi Pemberantasan Poliomielitis di Kawasan Mediterania Timur WHO kepada Komite Sertifikasi Nasional Libya.

Pusat tersebut mengatakan pengakuan itu mencerminkan komitmen Libya terhadap standar surveilans epidemiologi dan pelaksanaan program imunisasi nasional yang efisien, serta upaya berkelanjutan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Polio merupakan penyakit virus yang sangat menular, terutama menyerang anak-anak kecil dan menyebabkan kelumpuhan permanen. Vaksinasi tetap menjadi cara paling efektif untuk mencegah penyakit tersebut dan menghentikan penularannya.

Penerjemah: XinhuaEditor: Gilang Galiartha Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

<- Kembali ke Daftar
Powered by Multi-Source RSS © 2026 Kumia News