Kumia News
<- Kembali ke Daftar
Pemeringkatan QS Asia 2027

QS Quacquarelli Symonds logo Hong Kong SAR memimpin selagi Tiongkok bangkit, sementara India dan Singapura menghadapi tekanan

London, (ANTARA/PRNewswire)- Pakar pendidikan tinggi internasional, QS Quacquarelli Symonds, telah merilis edisi 2027 dari

University of Hong Kong mempertahankan peringkat pertama, mengungguli Peking University. Tsinghua University naik ke peringkat ketiga. National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University, Singapore (NTU) turun ke posisi keenam dan kedelapan, sementara City University of Hong Kong (CityUHK) dan The Chinese University of Hong Kong (CUHK) berhasil masuk ke lima besar.

Hong Kong menjadi sistem pendidikan tinggi yang paling banyak terwakili dalam 10 besar, dengan lima universitas. Tidak ada universitas yang menembus 10 besar, tetapi dua universitas berhasil mencapai 20 besar: Universiti Kebangsaan Malaysia mencatatkan rekor tertinggi di peringkat 20, bersama University of Science and Technology of China yang naik dari peringkat ke-21 dan kini masuk jajaran 20 besar.

Pemeringkatan ini mencakup 1.722 universitas di 26 sistem pendidikan tinggi, termasuk 195 universitas baru. Tiongkok Daratan tetap menjadi yang terbesar dan paling cepat berkembang, dengan 448 universitas (+53), mengungguli India (325) dan Jepang (153).

Enam sistem pendidikan menunjukkan peningkatan secara keseluruhan: Makau SAR, Tajikistan, Hong Kong SAR, Singapura, Uzbekistan, dan Tiongkok Daratan. Maladewa memulai debutnya dalam daftar.

Wakil Presiden Senior QS, Ben Sowter, menyampaikan: "Pemeringkatan tahun ini lebih kompetitif dari sebelumnya, menyediakan instrumen tolok ukur penting bagi wilayah yang tengah membentuk pendidikan tinggi global. Keunggulan riset, keterlibatan internasional, dan reputasi tetap menjadi fondasi keberhasilan dalam ekosistem universitas yang terus berkembang."

Pewarta: PR WireEditor: PR Wire Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

<- Kembali ke Daftar
Powered by Multi-Source RSS © 2026 Kumia News