Kumia News
<- Kembali ke Daftar
RANS petik pelajaran dari kekalahan telak lawan Arema

Pelatih RANS Nusantara Kas Hartadi (kiri) bersama pemain Dias Angga memberikan keterangan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur setelah menghadapi Arema FC, Selasa (3/11/2026). ANTARA/Ananto Pradana Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih RANS Nusantara FC Kas Hartadi menyatakan timnya mengambil banyak pelajaran setelah dikalahkan Arema FC 0-4 dalam laga League Cup di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa.

Dua dari empat gol yang bersarang di gawang RANS bermula dari kesalahan pemain-pemain RANS dalam mengantisipasi sepak pojok lawan, kata Kas Hartadi dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan.

Kedua gol itu terjadi pada babak pertama dan semuanya dicetak Samuel Otusanya setelah meneruskan tendangan sudut Gustavo Franca dan kesalahan pemain RANS.

"Terutama masalah fokus dan terlalu melihat bola saja," kata dia.

Arema menunjukkan kematangan dalam bermain dan benar-benar mampu memanfaatkan sekecil apa pun menjadi gol.

Dia menyebutkan Arema FC diisi pemain-pemain berpengalaman, yang berbeda dari sebelas pemain utama RANS yang terdiri dari para pemain muda.

Dia berharap para pemain RANS menjadikan kekalahan ini sebagai motivasi meningkatkan kemampuan agar tampil baik dalam laga berikutnya.

"Saya ingin melihat pilihan pemain pengganti dari belakang, tengah, dan depan untuk persiapan Championship," kata Kas Hartadi.

Pemain RANS Dias Angga menyatakan League Cup sama pentingnya dengan Liga Championship.

Dia menyatakan, semakin banyak kejuaraan yang diselenggarakan, semakin terbuka kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan pengalaman bermain, khususnya menghadapi tim Super League.

Semakin banyak pemain yang siap, semakin menguntungkan bagi tim dalam menentukan rotasi skuad.

"Dan akhirnya tim pelatih bisa memilih pemain yang nantinya siap, terutama jika ada pemain terkena akumulasi kartu kuning ataupun kondisi lainnya," tutup Dias.

Pewarta: Ananto PradanaEditor: Jafar M Sidik Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

<- Kembali ke Daftar
Powered by Multi-Source RSS © 2026 Kumia News