Kumia News
<- Kembali ke Daftar
Inter berambisi juara Liga Champions, tapi tidak terobsesi

Pesepak bola Inter Milan Lautaro Martinez (kiri) membobol gawang AS Roma pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di Milan, Italia, Minggu (5/4/2026). Inter Milan tekuk tamunya AS Roma 5-2. ANTARA FOTO/XinHua/Alberto Lingria/wsj. Jakarta (ANTARA) - Lautaro Martinez menegaskan Inter Milan berambisi menjuarai Liga Champions, tetapi trofi tersebut bukan obsesi Nerazzurri.

Inter akan mengawali kiprahnya dalam Liga Chamions musim ini dengan menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada Rabu (8/9).

"Ini hanyalah target. Kami semua berambisi, tetapi ini bukan sebuah obsesi," kata Martinez dalam laman Inter pada Selasa.

Inter terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 2010 ketika Cristian Chivu masih pemain di bawah pelatih Jose Mourinho.

Keduanya kembali berada di kubu berbeda. Chivu menangani Inter, sedangkan Mourinho pelatih Real Madrid.

Sejak keberhasilan tersebut, Inter dua kali kembali mencapai final Liga Champions, pada 2023 dan 2025, namun dikalahkan Manchester City dan Paris Saint-Germain.

Kekalahan dari PSG pada final 2025 bahkan menjadi salah satu hasil terburuk Inter di kompetisi Eropa. Nerazzurri takluk 0-5, yang meurpakan kekalahan dengan margin terbesar dalam sejarah final Liga Champions.

Musim lalu, perjalanan Inter juga berakhir lebih cepat setelah secara mengejutkan disingkirkan Bodo/Glimt pada play-off fase gugur.

Inter juga memiliki catatan kurang bagus ketika menghadapi Madrid karena kalah dan gagal mencetak gol dalam tiga pertemuan terakhir melawan Los Blancos.

Barcelona menjadi satu-satunya lawan yang pernah membuat Inter gagal mencetak gol dalam empat pertandingan Eropa secara beruntun pada 2003-2009.

Catatan Inter di Liga Champions musim lalu jugakurang meyakinkan. Mereka kalah lima kali dari enam pertandingan terakhirnya dan menang sekali.

Jumlah itu sama banyaknya dengan kekalahan yang mereka alami dalam 39 laga sebelumnya, ketika menang 25 kali dan sembilan kali imbang.

Pewarta: Hendri Sukma IndrawanEditor: Jafar M Sidik Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

<- Kembali ke Daftar
Powered by Multi-Source RSS © 2026 Kumia News