Polsek Senen membagikan 1.200 masker kepada warga di sejumlah titik kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (6/9/2026) sebagai upaya mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. ANTARA/HO-Polsek Senen Jakarta (ANTARA) - Polsek Senen membagikan 1.200 masker kepada warga di sejumlah titik kawasan di Senen, Jakarta Pusat sebagai upaya mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kapolsek Senen Kompol Martua Malau mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan abu vulkanik saat beraktivitas di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat di sekitar Senen untuk tetap tenang, tetapi waspada terhadap dampak abu vulkanik. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan ikuti arahan petugas demi menjaga kesehatan,” ujar Martua dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan, pembagian masker dilakukan di kawasan Terminal Bus Senen, Pasar Sayuran Senen, Stasiun Kereta Api Pasar Senen, dan Simpang Lima Rumah Kuliner Kapau pada Minggu (6/9) malam, mulai pukul 20.30 WIB.
Kegiatan tersebut melibatkan 10 personel yang sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik serta mengikuti perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi.
Selain pembagian masker, personel Polsek Senen juga turut menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga di sejumlah lokasi.
Martua menegaskan, kegiatan ini selaras dengan arahan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan langkah antisipasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi saat ini.
Reynold mengatakan, pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan dan kesehatan warga.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan dan tidak panik menyikapi erupsi Gunung Anak Krakatau. Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat akan terus melakukan langkah antisipasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat,” kata Reynold.
Pewarta: Adimas Raditya Fahky PEditor: Riza Mulyadi Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.